Berita

Fajar Arifin saat mewakili Sudarsono melapor ke Polresta Bandar Lampung/ Ist

Politik

Ketua Gerindra Polisikan Panitia Muscab Demokrat Se-Lampung

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2022 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat kabupaten/kota se-Lampung memang telah usai. Ketua-ketua DPC terpilih pun sudah ditetapkan. Namun, muscab yang digelar serentak pada 21 Maret 2022 itu ternyata masih menyisakan persoalan.

Sejumlah bakal calon Ketua DPC merasa ada indikasi penipuan saat penjaringan calon ketua. Pada persyaratan disebutkan, bakal calon membayar kewajiban pembiayaan muscab.

Meski tak disebutkan nominalnya, tapi tercapai kesamaan angka yang dibayarkan bakal calon yakni senilai Rp25,5 juta. Selanjutnya, bakal calon akan diverifikasi untuk kemudian ditetapkan atau tidaknya sebagai calon ketua.


Bakal calon Ketua DPC Kota Metro, Sudarsono, merasa dirinya menjadi korban dugaan penipuan oleh Panitia Muscab yang diketuai oleh Hanifal. Sebab, mantan Ketua DPC Demokrat Metro itu mengaku tidak pernah dipanggil untuk diverifikasi.

Lantaran hingga 6 bulan pascamuscab tak juga ada penjelasan soal tidak adanya verifikasi, Sudarsono yang juga mantan Ketua DPRD Metro 2 periode, akhirnya menempuh jalur hukum.

Sudarsono yang kini Ketua DPD Gerindra Metro, melalui Advokat Fajar Arifin,  melaporkan dugaan penipuan oleh Panitia Muscab ke Polresta Bandar Lampung, Kamis (22/9).

Advokat dari Kantor Pengacara Fajar Arifin dan Rekan ini memaparkan, kliennya memiliki bukti penyerahan uang secara langsung Rp500 ribu. Juga, mengantongi bukti transfer Rp25 juta. Semua ditujukan kepada Panitia Muscab dengan staf sebagai penerimanya.

"Apa dasarnya klien kami tidak diverifikasi, padahal sudah membayar kewajiban pembiayaan musda dan melengkapi berkas persyaratan lainnya. Jika diverifikasi saja tidak, bagaimana akan ditetapkan sebagai calon ketua pada muscab itu?" kata Fajar Arifin usai melapor ke Polresta.

Mengenai alasannya menempuh jalur hukum, Sudarsono yang juga Wakil Ketua Bidang Pertanian Kadin Lampung mengungkapkan, dirinya ingin memeroleh keadilan. Sebab, dirinya merasa sudah mencukupi persyaratan sebagai bakal calon tapi tidak diverifikasi untuk ditetapkan sebagai calon ketua.

"Ada beberapa bakal calon lain yang seperti saya juga, seperti Herwan Mega dari Lampung Utara, Asep Makmur dari Lampung Timur," ujar Sudarsono.

Sudarsono juga mengungkapkan motivasinya maju mencalonkan diri pada Muscab Demokrat Metro. Niatnya maju pencalonan saat itu tak lepas dari dorongan Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan.

"Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan datang ke rumah saya. Dia minta saya maju untuk mengembalikan kejayaan Demokrat di Metro," ujar Sudarsono. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya