Berita

Kepada Disdik Jabar Dedi Supandi/RMOLJabar

Nusantara

Disdik Jabar Pastikan ABK Korban Perundungan Dapat Pendampingan PPPA

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 21:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat pastikan telah berkoordinasi dengan unit Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Cirebon.

Koordinasi itu, kata Kepada Disdik Jabar Dedi Supandi, untuk memastikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) korban perundungan (bullying) di Kabupaten Cirebon mendapat pendampingan.

"Apabila ada hal lain seperti kondisi korban memerlukan bantuan (pendampingan). Insyaallah kita akan bantu misalnya trauma healing dari psikologis (korban perundungan)," kata Dedi Supandi dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (22/9).


Dia menerangkan kejadian perundungan yang menimpa seorang ABK itu terjadi pada hari Senin (19/9), sekitar pukul 13.00 WIB yang dilakukan oleh teman sedesanya.

"Kejadiannya di area pesawahan, pelaku dan korban itu merupakan teman satu desa. Dan informasi yang kami dapat pelaku merupakan salah satu siswa sekolah menengah (SMA) swasta," terangnya.

Dengan begitu, Dedi meminta kepada Kantor Cabang Dinas (KCD) Cirebon untuk melakukan langkah antisipasi seperti memberikan mengimbau kepada seluruh peserta didik oleh kepala sekolah. Sehingga, hal-hal serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"Itu untuk diingatkan kembali bahwa proses-proses bullying itu sangat tidak diperbolehkan," lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pun memberikan atensinya atas insiden yang terjadi di Kabupaten Cirebon. Ia mengatakan, tidak boleh ada perundungan di lingkungan sosial. Terlebih, perundungan kepada kaum disabilitas.

"Tidak boleh ada bully di lingkungan kita. Apalagi kepada kaum disabilitas, yang harus lebih kita pahami dan sayangi. Setiap kita adalah unik dalam eksistensi hidupnya," begitu cuitan Ridwan Kamil, Rabu (21/9).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya