Berita

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Korsel-Jepang Sepakat Perkuat Hubungan, Cari Solusi Persoalan Masa Lalu

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 15:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan dan Jepang menggelar pertemuan tingkat tinggi untuk pertama kalinya sejak 2019. Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan dengan menyelesaikan persoalan sejarah.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida melakukan pertemuan di sela-sela Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat pada Rabu (21/9).

Tetapi, baik Korea Selatan maupun Jepang, menyebut pertemuan selama 30 menit itu hanya sebatas pertemuan informal.


"Kedua pemimpin sepakat bahwa dibutuhkan upaya untuk meningkatkan hubungan dengan menyelesaikan isu-isu yang telah tertunda, sehingga mereka sepakat untuk mempererat pembicaraan diplomatik di antara kedua belah pihak," kata jurubicara Yoon, Lee Jae-myoung, seperti dimuat Reuters.

Yoon yang menjabat pada Mei lalu telah berusaha meningkatkan hubungan dengan Jepang. Sementara kedua negara kerap bersitegang perihal kolonialisme Jepang di Semenanjung Korea pada 1910-1945.

Lebih lanjut, Lee menuturkan, kedua pemimpin juga berbagi pandangan terkait program nuklir Korea Utara, termasuk aturan dari Pyongyang baru-baru ini yang mengizinkan penggunaan senjata nuklir dan kemungkinan uji coba nuklir.

"Kedua pemimpin menyatakan pentingnya untuk mengembalikan hubungan bilateral dengan resolusi berbagai isu," kata Sekretaris Pers Kementerian Luar Negeri Jepang Hikariko Ono.

Ia mengatakan, Yoon dan Kishida sepakat untuk mengembangkan hubungan berbasis persahabatan.

Yoon dan Kishida pertama kali bertemu setelah keduanya dilantik selama KTT NATO di Madrid pada Juni. Mereka juga melakukan pertemuan trilateral dengan Presiden AS Joe Biden.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya