Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist

Nusantara

Ridwan Kamil Pastikan Pelaku Perundungan ABK di Cirebon Diproses Hukum

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 00:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi perundungan atau bullying kembali terjadi di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Cirebon, yang menimpa anak berkebutuhan khusus (ABK) atau disabilitas. Kasus perundungan itu viral di jagat media sosial.

Berdasarkan video berdurasi 24 detik itu tampak remaja yang masih menggunakan seragam sekolah tingkat SMA sembari menghisap rokok itu menginjak bagian punggung dan bahu sang ABK.

Insiden itu sontak menjadi perhatian warganet dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.


"Tidak boleh ada bully di lingkungan kita. Apalagi kepada kaum disabilitas, yang harus lebih kita pahami dan sayangi. Setiap kita adalah unik dalam eksistensi hidupnya," begitu cuitan Ridwan Kamil yang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (21/9).

Ia memastikan kasus perundungan itu telah ditangani pihak kepolisian. Satu dari 3 pelaku kekerasan dan perundungan di Kabupaten Cirebon ini sudah diamankan pihak berwajib.

"Menindaklanjuti hal ini, 1 dari 3 pelaku kekerasan dan bully di Kabupaten Cirebon sudah ditangkap polisi. Pelaku akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku," ucap Kang Emil sapaannya.

Sementara itu, untuk pendampingan mental korban, Kang Emil telah mengerahkan tim psikolog dari @QrJabar (Jabar Quick Response).

Bekas Walikota Bandung itu juga meminta kepada seluruh peserta didik di sekolah untuk saling menyayangi sesama manusia.

"Untuk anak-anakku di sekolah, mari selalu saling menyayangi sesama manusia. Perlakukan teman kita seperti kita ingin diperlakukan dgn baik oleh orang lain," pintanya.

Tak hanya kepada peserta didik, ia juga meminta kepada para orang tua dan guru agar mengedukasi anak-anaknya terkait rasa sayang kepada sesama. Sehingga, kasus-kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Untuk para orangtua dan para guru, mari edukasi terus rasa sayang kemanusiaaan kepada anak-anak asih dan anak didik kita. Agar dunia selalu damai dan saling tolong menolong. Salam sayang," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya