Berita

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Ini Kata Sekjen Gerindra Soal Jokowi Dukung Prabowo

RABU, 21 SEPTEMBER 2022 | 13:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menjawab diplomatis terkait dengan informasi yang disampaikan media Singapura The Straits Time soal Presiden Joko Widodo mendukung pencapresan Prabowo Subianto.

Menurut Muzani, hubungan antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto sangat baik dan tampak terkesan cukup mesra.

“Dan publik menganggap ada hubungan yang istimewa antara presiden dan Menteri Pertahanan, lalu publik melakukan spekulasi bahkan penafsiran apakah ini bentuk endorse, dukungan dari Presiden Jokowi pada Pak Prabowo?” kata Muzani kepada wartawan, Rabu (20/9).


“Saya melihatnya bahwa hubungan antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo yang sering terekspose dalam pemberitaan, lebih merupakan hubungan antara presiden dan pembantunya,” katanya menegaskan.

Muzani menuturkan Presiden Joko Widodo merasa ada keperluan terhadap para pembantunya untuk mendampingi dan melakukan kegiatan. Sehingga kedekatan Prabowo dan Jokowi tersebut telah berlangsung lama.

Dia menambahkan kemesraaan antara Prabowo dan Jokowi yang kerap terekspose hanyalah kebetulan. Pasalnya, Gerindra telah mantap mendeklarasikan Prabowo menjadi calon presiden, dan adanya pernyataan dari media asing tersebut seolah menguatkan adanya dukungan Jokowi kepada Prabowo, dia menganggapnya kemesraan Prabowo dengan Jokowi sebatas atasan dan bawahan di pemerintahan.

“Kalau kami dari Gerindra menganggapnya itu hubungan hierarki antara presiden dengan pembantu presiden, dalam hal ini menteri pertahanan. Dan itu juga sering diceritakan oleh Prabowo kepada kami bahwa presiden meminta untuk beliau mendampingi. Dan saya kira, model seperti ini tidak akan berhenti dilakukan oleh pak Jokowi,” tutupnya.




Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya