Berita

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing/Net

Politik

Dampak Penyesuaian BBM Sudah Dimitigasi, Pakar Sebut Demonstrasi Sudah Tidak Relevan

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 15:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penolakan kenaikan BBM lewat aksi demonstrasi kini dianggap sudah tidak relevan. Sebab pemerintah telah melakukan penyesuaian harga dan pengalihan subsidi.

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing menuturkan, unjuk rasa banyak mengandung muatan politik pragmatis. Padahal selain BBM, kata dia, ada hal lain yang masih menjadi persoalan masyarakat.

“Sederhana saja melihatnya, banyak masyarakat yang kesejahteraan belum terpenuhi, kok tidak demo soal itu. Maka menurut saya, demo ini punya agenda politik pragmatis,” kata Emrus kepada wartawan, Senin (19/9).


Contoh lain persoalan terkini di luar kenaikan BBM adalah kemacetan Jakarta, hingga isu pencemaran lingkungan. Namun sayang, persoalan-persoalan tersebut justru tidak menjadi sorotan.  

“Masih banyak masalah. Macet semakin menjadi-jadi, tercemarnya air tanah, sungai kotor. Apakah didemo? Maka, saya bilang itu lebih politis,” sambung Emrus.

Padahal jika aksi demonstrasi tulus dilakukan, maka akan ada banyak persoalan yang disuarakan.

“Demonstran tulus menyampaikan dan pemerintah tulus memberikan respons. Tapi kalau ada agenda lain di balik itu, akan sulit dipertemukan,” tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya