Berita

Bendera India/Net

Dunia

Terus Tumbuh, Ekonomi India Diproyeksikan Capai 10 Triliun Dolar Pada 2030

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022 | 08:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ekonomi India diproyeksikan akan terus tumbuh, bahkan mencapai 10 triliun dolar pada tahun 2030. India juga akan menempati posisi ketiga untuk ekonomi terbesar dunia pada tahun 2047.

Di tengah krisis energi global saat ini, Menteri Persatuan untuk Perminyakan dan Gas Alam Hardeep Singh Puri mengatakan, India telah mempersiapkan diri dengan sangat baik.

"(India) mampu menavigasi diri keluar dari krisis dengan tingkat kepercayaan diri, memastikan ketersediaan dan keterjangkauan energi," ujarnya ketika berbicara di Pertemuan Teknologi Energi ke-25 di Mumbai pada Kamis (15/9).


Singh Puri mengatakan India berada di depan untuk memastikan keamanan energi bagi warganya. Pemerintah juga telah membuat rencana matang untuk transisi energi berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Saat ini, konsumsi energi per kapita India adalah sepertiga dari rata-rata global, dan akan melampauinya di tahun-tahun mendatang.

"India akan menjadi ekonomi 10 triliun dolar pada tahun 2030 dan ekonomi terbesar ketiga di dunia pada tahun 2047 dan oleh karena itu ada kebutuhan yang berkembang untuk mengubah bauran energi," lanjutnya, seperti dimuat ANI News.

Menyoroti kemajuan di sektor energi, Singh Puri mengatakan modernisasi dan digitalisasi saat ini telah menjadi keharusan daripada pilihan.

Pada Mei 2022, India telah mencapai 10 persen pencampuran bahan bakar nabati dan berada di jalur untuk mencapai angka 20 persen dalam satu atau dua tahun.

Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, India berencana mendirikan 18 ribu stasiun Compressed Natural Gas (CNG) pada tahun 2030.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya