Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Tanggapi Demokrat, Hasto: Puncak Kecurangan Pemilu di Tahun 2009, SBY yang Tanggung Jawab

SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mencium aroma Pemilu 2024 bakal berjalan tidak adil dengan adanya upaya pengkondisian hanya dua pasangan calon akan berlaga di pilpres. Atas dasar itu, SBY mengaku siap turun gunung pada hajatan akbar demokrasi lima tahunan itu.

Pernyataan SBY ini pun direspon serius oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Kata dia, selain tidak bijak, pernyataan itu seolah SBY lupa dengan sejarah Pemilu 2009 saat dia berkuasa.

“Mohon maaf Pak SBY tidak bijak. Dalam catatan kualitas Pemilu, tahun 2009 justru menjadi puncak kecurangan yang terjadi dalam sejarah demokrasi, dan hal tersebut Pak SBY yang bertanggung jawab," kata Hasto kepada wartawan, Sabtu (17/9).

Hasto menyebutkan, di era SBY itulah manipulasi daftar pemilih tetap (DPT) pemilu dimanipulasi. Hal itu, bahkan tidak terjadi di era Orde Baru di bawah rezim Soeharto.

"Jaman Pak Harto saja tidak ada manipulasi DPT. Jaman Pak SBY manipulasi DPT bersifat massif. Salah satu buktinya ada di Pacitan," ujarnya.

Di luar itu, lanjut Hasto, data-data hasil pemilu kemudian dimusnahkan. Berbagai bentuk tim senyap juga dibentuk.

"Selain itu, menurut penelitian, SBY menggunakan dana hasil kenaikan BBM untuk kepentingan elektoral. Pada saat bersamaan terjadi politisasi hukum terhadap lawan politik Pak SBY,” demikian Hasto.

Populer

20 Caleg DPR RI Dapil Lampung II Teratas Versi Quick Count

Jumat, 16 Februari 2024 | 06:57

Inilah 12 Caleg Dapil DKI Jakarta 10 Peraih Suara Terbanyak

Selasa, 20 Februari 2024 | 15:05

10 Caleg Dapil DKI Jakarta 5 Ini Berpeluang Lolos ke Kebon Sirih

Senin, 19 Februari 2024 | 16:28

Anggota DPRD Kabupaten Madiun Hasil Pemilu 2024 Diprediksi Didominasi Petahana

Selasa, 13 Februari 2024 | 19:59

Dedi Iskandar Teratas, Ini Perolehan Suara 21 Calon DPD Sumut

Jumat, 16 Februari 2024 | 05:48

Muncul di Film "Dirty Vote", Pj Gubernur Jabar Bantah Tak Netral di Pemilu 2024

Senin, 12 Februari 2024 | 19:49

Minta Maaf, KPU Akui 2.325 TPS Salah Input Suara Capres-Cawapres

Jumat, 16 Februari 2024 | 08:47

UPDATE

Pemprov Sumut Optimis F1 Powerboat Danau Toba Dongkrak Ekonomi

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:38

Momen Salaman dan Pelukan AHY-Moeldoko Ditunggu Masyarakat

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:28

Binsar Simatupang: Sertifikat Halal Dukung Produk UMKM Go Internasional

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:18

Tri Tito: Bedah Rumah dan Sanitasi Dasar Kebutuhan Rakyat

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:17

AHY Masuk Kebinet Jokowi, Jadi Episode Penutup Menuver Moeldoko Kudeta Demokrat

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:08

HMS Center: Hadi Tjahjanto Jangan Janji Manis Tangani Skandal BLBI

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:01

Inggard Joshua Kecewa, Sirekap cuma Bikin Gaduh

Kamis, 22 Februari 2024 | 20:56

Jokowi dan Prabowo Diprediksi Bakal Sisakan PDIP dan PKS Jadi Oposisi

Kamis, 22 Februari 2024 | 20:51

Di Sulsel, Tri Tito Karnavian Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum Cegah KDRT

Kamis, 22 Februari 2024 | 20:49

Terima Mahasiswa Asal Korea, Wakil Walikota Medan Kenalkan Budaya dan Kuliner Kota Medan

Kamis, 22 Februari 2024 | 20:47

Selengkapnya