Berita

Anies Baswedan/Net

Dunia

Media Asing: Siap Nyapres, Anies Baswedan Jadi Kandidat Populer di atas Ganjar Pranowo

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Pemilihan Presiden Indonesia yang akan datang nampaknya akan semarak dengan beberapa nama  yang disebut-sebut sebagai kandidat teratas. Media asing bahkan menyoroti salah satu nama yang dianggap sebagai kandidat populer, yaitu Anies Baswedan.

Reuters
menulis dalam laporannya pada Kamis (15/9) bahwa Anies Baswedan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta siap untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

"Dengan masa jabatan lima tahunnya sebagai gubernur yang akan berakhir bulan depan, Anies Baswedan, 53 tahun, telah muncul dalam jajak pendapat independen sebagai salah satu tokoh teratas yang diperkirakan akan bertarung dalam pemilihan presiden pada Februari 2024," tulis Reuters.


Dalam pernyataannya kepada wartawan dalam sebuah wawancara di Singapura,  Anies mengatakan, "Saya  siap mencalonkan diri sebagai presiden jika sebuah partai mencalonkan saya."

Tidak menjadi anggota partai memungkinkan dia memiliki ruang untuk berkomunikasi dengan semua faksi.

“Survei yang tidak diminta ini terjadi bahkan sebelum saya berkampanye, saya pikir mereka memberi saya lebih banyak kredibilitas,” kata Anies.

Banyak pengamat politik yang mengatakan bahwa Anies kemungkinan adalah calon terdepan mengingat popularitasnya di salah satu kota terbesar di Asia Tenggara, posisi yang sering dianggap sebagai batu loncatan menuju kursi kepresidenan.

Namun begitu, sebagaimana layaknya seorang pejabat populer, Anies juga mendapat banyak kritikan, terutama  tentang bagaimana ia naik ke tampuk kekuasaan di Jakarta pada 2017 lalu. Menurut banyak pendapat yang beredar, Anies dibantu oleh kelompok-kelompok Islam yang telah melakukan agitasi selama berbulan-bulan terhadap lawannya, Basuki Tjahaja Purnama yang tersandung masalah penghinaan agama Islam.

Pada saat itu, Anies, yang menganut Islam moderat, terlihat tidak berbuat banyak untuk memperbaiki keretakan agama dan komunal yang melebar di negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia.

Menepis segala tuduhan yang datang kepadanya, Anies mengatakan, “Sebelumnya, orang membuat asumsi tentang saya, dan apa yang saya perjuangkan dan apa yang akan saya lakukan di kantor. Sekarang saya sudah lima tahun menjabat, jadi nilailah saya berdasarkan realita dan rekam jejak,” ujarnya.

Elektabilitas Anies Baswedan sekitar 17 persen  dengan popularitas sekitar 50 persen, menurut Freiheit Naumann Fondation, itu lebih tinggi dari Ganjar Pranowo yang juga termasuk dalam salah satu kandidat populer.

Kandidat potensial lain yang mungkin mengikuti pemilihan presiden, yang menurut lembaga survei memiliki elektabilitas sekitar sepuluh hingga lima persen adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya