Berita

Tentara Ukraina/Net

Dunia

Di Bawah Program Interflex, Inggris Latih 5.000 Tentara Ukraina

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 19:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Inggris telah melatih hampir 5.000 tentara Ukraina sebagai bagian dari dukungannya kepada Kyiv sejak Rusia meluncurkan invasi pada 24 Februari lalu.  

Pelatihan yang diberikan Inggris dilakukan di bawah program Interflex. Selain Inggris, instruktur dari Kanada, Belanda, Selandia Baru, Denmark, dan Inggris juga turut berpartisipasi.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada Rabu (14/9) mengatakan tentara Kyiv telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pengobatan taktis, teknik, keahlian menembak, dan pelatihan psikologis, termasuk melakukan tindakan ofensif dan defensif di daerah perkotaan.


“Operasi Interflex adalah salah satu contoh nyata dari dukungan internasional untuk Ukraina dan bukti yang meyakinkan bahwa negara itu tidak sendirian dalam perang melawan agresi Rusia,” kata Staf Umum Ukraina, seperti dikutip RMX News.

Dalam waktu dekat, Interflex rencananya akan diperpanjang dan akan menambah pelatihan bagi para komandan berpangkat rendah dari tentara Ukraina.

Inggris menargetkan untuk melatih 10 ribu tentara Ukraina dalam kurun waktu empat bulan. Program serupa juga diperkirakan akan diadopsi oleh Denmark sebagai bentuk dukungannya untuk Kyiv.

“Akan ada pelatihan di Denmark. Saya tidak bisa memberikan rincian lebih lanjut, tetapi akan ada pelatihan tentara Ukraina di Denmark," ujar Menteri Pertahanan Denmark, Morten Bodskov.

Sejauh ini, Kopenhagen telah mengirim instruktur ke Inggris, yang telah memimpin pelatihan para pejuang di wilayahnya untuk tentara Ukraina. Sebagai bentuk inisiatifnya, 130 perwira juga akan didatangkan ke Inggris.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya