Berita

Aktivis hak asasi manusia (HAM) Natalius Pigai/Net

Politik

Komentari Perintah Jenderal Dudung, Natalius Pigai: Ini Berbahaya!

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman agar prajurit bergerak memprotes pernyataan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi MS Simbolon yang menyebut TNI gerombolan, patut disesalkan.

Dikatakan aktivis hak asasi manusia (HAM) Natalius Pigai, perintah itu sangat berbahaya. Bahkan, dia memandang, perintah itu bukti dari tidak berjalannya reformasi internal TNI.

"Ini berbahaya! Kami kecewa reformasi di tubuh TNI tidak berjalan (mandeg)," ujar Natalius Pigai dalam cuitan akun Twitter pribadinya, Kamis (15/9).


Soal reformasi itu, Pigai membandingkan dengan Polri yang mampu berbenah seiring kritik dan masukan baik itu dari DPR RI ataupun masyarakat.

"Justru Kepolisian telah melakukan perubahan substansial (kurang apa DPR dan rakyat bantai Polisi)," cetusnya.

Dia pun menyarankan agar segera dilakukan transformasi di internal TNI agar tidak ada lagi perintah semacam itu.

"Saya kira militer mesti lakukan transformasi struktur, sistem, personil dan mentalitas," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya