Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Desak Putin Mundur, Dua Politisi Rusia Didenda

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 08:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua politisi Rusia yang telah mengajukan pengunduran diri Presiden Vladimir Putin telah didenda dengan alasan mendiskreditkan pemerintah Rusia.

Anggota dewan Smolninskoe untuk Kota St. Petersburg, Dmitry Palyuga dideda sebesar 47 ribu rubel atau setara dengan Rp 11,7 juta. Itu hanya beberapa hari setelah dia dan beberapa anggota lainnya dianggap telah mendiskreditkan Kremlin.

Di Twitter, Palyuga, mengatakan pihaknya akan mengajukan banding atas keputusan denda tersebut.


Dimuat Newsweek, selain Palyuga, ada tujuh anggota lain yang menandatangani banding. Sementara empat anggota dewan lokal Smolninskoe akan hadir di pengadilan minggu ini.

Sejumlah anggota dewan itu pada awalnya mengirim permintaan ke parlemen Rusia, Duma, untuk mencopot Putin lantaran invasinya ke Ukraina telah menyebabkan banyak nyawa hilang, veteran cacat, menghambat ekonomi, dan mempercepat ekspansi NATO ke timur.

"Ukraina sedang melakukan militerisasi dan telah menerima senjata senilai 38 miliar dolar AS untuk melawan Rusia. Semua ini adalah konsekuensi dari keputusan untuk memulai Operasi Militer Khusus. Tindakan Putin menimbulkan ancaman bagi keamanan Rusia. Dia harus dipecat! Diadopsi pada pertemuan Dewan Kota Smolninskoe," cuit salah satu anggota dewan, Nikita Yuferev.

Setelah meluncurkan operasi militer ke Ukraina, Rusia telah mengambil berbagai langkah untuk menangani perbedaan pendapat.

Pada Maret, parlemen Rusia meloloskan UU yang dapat menjatuhkan hukuman penjara hingga 15 tahun atas penyebaran informasi palsu tentang militer. UU itu dinilai telah disalahgunakan untuk menindak mereka yang menyimpang dari narasi perang Putin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya