Berita

Wakil Rektor Universitas Lampung (Unila) Bidang Kemahasiswaan dan Akademik Heryandi/Net

Nusantara

Heryandi Berencana Menjadi Justice Collaborator Kasus Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru Unila

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 17:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Rektor Universitas Lampung (Unila) Bidang Kemahasiswaan dan Akademik Heryandi berencana mengajukan diri menjadi justice collaborator terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila tahun 2022.

Dia bersama Rektor Unila Karomani, Ketua Senat Unila M. Basri dan kerabat salah satu mahasiswa Andi Desfiandi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

"Memang sudah ada rencana untuk mengajukan JC, lagi pula Prof Heryandi juga bukan pelaku utama dalam kasus itu," ujar Kuasa Hukum Heryandi, Sopian Sitepu dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (14/9).


Sopian Sitepu melanjutkan, rencana pengajuan JC tengah dibahas bersama keluarga. Heryandi ingin kooperatif untuk membantu proses penyidikan KPK agar perkara ini lebih jelas.

Menurutnya, saat diperiksa sebagai tersangka pada Jumat 9 September 2022 kemarin, Heryandi telah membeberkan seluruhnya kepada penyidik. Termasuk penerimaan uang lewat dirinya.

"Namun secara tegas ia menyatakan bahwa dirinya tidak menikmati sepeserpun dari penerimaan itu, uang itu langsung diserahkan. Soal pihak pemberi dan penerima belum bisa kami buka," katanya.

Saat ini, KPK tengah memperpanjang masa tahanan empat tersangka 9 September sampai 18 Oktober 2022 untuk melengkapi berkas kasus ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya