Berita

Suharso Monoarfa/Net

Politik

Muslim: Suharso Dilengserkan karena Tidak Bisa Dikendalikan Istana?

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 18:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Intrik di internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan membuat langkah partai berlambang kabah kian berat menuju Pemilu Serentak 2024. Intrik ini, membuat Suharso Monoarfa terdepak dari kursi ketua umum dengan digantikan Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas.

Belakangan, muncul isu bahwa Suharso didepak dari kursi ketua umum PPP karena sudah tidak bisa dikendalikan lagi oleh Istana.

Hal itu, menjadi analisa yang disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi dipecatnya Suharso.


"Konflik internal PPP yang akibatnya tersingkirnya Suharso Monoarfa dari kursi ketum bikin lemah partai berlambang Kabah itu. Namanya partai persatuan, tapi yang terjadi adalah perpecahan," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/9).

Muslim menilai, secara politik dipastikan adanya kepentingan untuk kooptasi PPP. Entah itu Suharso yang sudah tidak bisa dikendalikan sehingga harus dibuang dan diganti atau apapun.

"Apakah Suharso sudah tidak bisa dikendalikan dan harus dibuang dan diganti lagi oleh ketua yang orang pemerintah juga supaya aman dan tetap di bawah kendali Istana?" pungkas Muslim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya