Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Diserang Banyak Sanksi, Putin: Ekonomi Rusia Jauh Lebih Baik dari Negara-negara G20 Lainnya

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meski mendapatkan banyak sanksi dari negara-negara Barat, namun ekonomi Rusia tetap stabil, bahkan dinilai Presiden Vladimir Putin jauh lebih baik dari negara-negara G20 lain.

Putin menegaskan, taktik Blitzkrieg yang dilakukan Barat terhadap Rusia telah gagal. Lantaran Barat memberlakukan sanksi setelah Moskow menerapkan langkah-langkah perlindungan perekonomiannya.

Alih-alih, sanksi justru menjadi bumerang bagi negara-negara Barat yang memberlakukannya karena memicu lonjakan harga energi dan melambungnya inflasi.


"Tindakan mereka tidak profesional dan impulsif, sehingga kita harus bekerja sesuai logika. Konsisten menyelesaikan tugas-tugas kita di bidang ekonomi, sosial, dan infrastruktur," ujar Putin, seperti dimuat Sputnik, Selasa (13/9).

Putin mengklaim, saat ini anggaran yang dimiliki Rusia juga lebih baik daripada banyak negara G20 atau BRICS.

"Kondisi Rusia anggaran sekarang jauh lebih baik daripada di sebagian besar negara G20 dan teman-teman kita di negara-negara BRICS,” tambah Putin.

Secara terpisah, dia menjelaskan bahwa proses de-dolarisasi tidak bisa dihindari. Terlebih sudah banyak negara yang mulai menggunakan mata uang mereka sendiri untuk bertransaksi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya