Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasukannya Mundur, Rusia Batal Kirim Lebih Banyak Tentara ke Ukraina

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 08:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia dilaporkan telah menghentikan rencana untuk mengirim pasukan tambahan ke Ukraina, seiring dengan semakin intensnya serangan balik dari Kyiv hingga mendorong mundur pasukan Moskow ke perbatasan.

Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, dihentikannya pengiriman pasukan Rusia lantaran banyaknya korban sementara banyak sukarelawan yang menolak bertempur.

"Komando Militer Federasi Rusia menangguhkan pengiriman unit baru yang sudah terbentuk ke wilayah Ukraina," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina lewat unggahan di Facebook pada Senin (12/9).


Dikutip dari Newsweek, Ukraina telah membunuh sekitar 300 tentara Rusia selama beberapa hari terakhir. Termasuk juga menjatuhkan satu pesawat dan menghancurkan satu drone. Totalnya, sudah ada 53 ribu korban Rusia yang tercatat oleh Ukraina.

"Situasi semakin buruk karena tanggapan (Rusia) terhadap korban luka. Di rumah sakit Rusia, diagnosis mereka sengaja disederhanakan, tidak ada waktu untuk rehabilitasi dan mengembalikan tentara ke zona pertempuran lebih cepat," lanjut unggahan tersebut.

Militer Ukraina juga mencatat kemenangan besar setelah pasukannya berhasil mengambil alih kembali Kharkiv dan mengusir pasukan Rusia dari beberapa wilayah. Bahkan banyak dari mereka melarikan diri dengan tergesa-gesa hingga meninggalkan alutsista.

Diperkirakan pasukan Rusia saat ini mundur ke arah selatan, sehingga muncul potensi serangan di Kherson.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya