Berita

Jet tempur Su-57 buatan Rusia/Net

Dunia

Erdogan: Jika AS Tolak Jual F-16, Turki Bisa Beli Su-57 dari Rusia

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ada banyak cara bagi Turki untuk mendapatkan jet tempur, bahkan jika Amerika Serikat (AS) menolak menjual F-16 pada Ankara. Begitu peringatan dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan surat kabar lokal pada Minggu (11/9), Erdogan mengatakan ada banyak negara yang bisa menjual jet tempur ke Turki, termasuk Inggris, Prancis, dan Rusia.

“Amerika Serikat tidak sendirian dalam menjual jet tempur. Inggris, Prancis, dan Rusia juga menjualnya. Dimungkinkan untuk mendapatkannya di tempat lain dan beberapa sudah mengirimi kami sinyal,” kata Erdogan.


Namun dimuat situs bulgarianmillitary.com, Prancis tampaknya tidak akan menjual jet tempur Rafale kepada Turki karena hubungan baiknya dengan Yunani. Sehingga masuk akal jika permintaan Erdogan ditolak oleh Emmanuel Macron.

Memang kemungkinan bagi Inggris untuk menyetujui penjualan Eurofighter Typhoon ke Turki. Tetapi dengan hubungan Washington dan London, AS bisa ikut campur dalam penjualan ini.

Sehingga kemungkinan yang paling realistis bagi Erdogan saat ini adalah Rusia.

Erdogan telah menunjukkan bahwa dia tidak akan berkompromi dengan mitranya dalam hal keamanan nasional terkait pembelian sistem pertahanan udara S-400.

Tahun lalu ada laporan bahwa Turki dan Rusia menandatangani perjanjian untuk pembelian 36 jet tempur Su-35 Flanker-E. Tetapi sejauh ini, kesepakatan ini belum dikonfirmasi.

Kesepakatan pembelian Su-57 tidak hanya akan memberi Turki pesawat, tetapi Moskow juga siap bekerja sama dengan Ankara dalam transfer teknologi siluman untuk program jet tempur generasi kelimanya.

Kemungkinan Turki akan beralih ke Rusia juga diperkuat dengan pernyataan Erdogan tahun lalu bahwa Ankara terbuka untuk bekerja sama mengenai Su-35 atau Su-57.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya