Berita

Presiden AS Joe Biden ketika memberikan pidato untuk memperingati 21 tahun tragedi 9/11 di Pentagon pada Minggu, 11 September 2022/Net

Dunia

21 Tahun Tragedi 9/11, Joe Biden: Kami Tak Akan Pernah Lupa

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 13:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Peringatan 21 tahun tragedi 9 September 2001 (9/11) ditandai Presiden Joe Biden dengan mendorong rakyat Amerika Serikat (AS) untuk bersatu. Ia juga memperingatkan bahayanya perpecahan akibat pemerintahan sebelumnya di bawah mantan Presiden Donald Trump.

Dalam pidato nasionalnya di Pentagon pada Minggu (11/9), Biden bersumpah ia tidak akan pernah menyerah dalam menghadapi ancaman teroris.

"Saya harap kita akan ingat bahwa di tengah hari-hari yang kelam ini, kita menggalli lebih dalam. Kita saling peduli, dan kita bersatu," ujar Biden yang diapit di antara para jenderal, seperti dimuat ABC News.


Hampir 3.000 orang tewas dalam serangan ketika pembajak Al Qaeda menerbangkan pesawat ke menara World Trade Center (WTC) New York dan Pentagon di Arlington, Virginia.

"Kami tidak akan beristirahat. Kami tidak akan pernah lupa. Kami tidak akan pernah menyerah," tambahnya.

Bulan lalu, Biden mengumumkan operasi militer pesawat tak berawak AS di Kabul berhasil menewaskan pemimpin Al Qaeda Ayman al Zawahiri. Ia diyakini telah membantu mengoordinasikan serangan 9/11.

Biden dan yang lainnya berpendapat bahwa ancaman terorisme telah menyebar ke seluruh dunia selama 21 tahun terakhir, dan bahwa ada cara yang lebih baik untuk memeranginya daripada pengerahan militer dan perang tanpa akhir.

"Komitmen kami untuk mencegah serangan lain di Amerika Serikat tidak ada habisnya," kata Biden.

Sementara Biden mengunjungi Pentagon, sang istri, Jill Biden menghadiri upacara di Pennsylvania pada Minggu pagi. Wakil Presiden Kamala Harris dan suaminya, Doug Emhoff, mengikuti peringatan di New York City.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya