Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Presisi

Demi Kebaikan Institusi, Kapolri Minta Bawahan Ingatkan Komandan Jika Dapat Perintah Salah

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 01:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya agar menghindari pelanggaran-pelanggaran yang menciderai rasa keadilan sehingga dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kapolri tak segan mencopot anggota yang melakukan pelanggaran.

“Kepada seluruh personel Polri yang melakukan pelanggaran maka akan langsung saya copot dan ini berlaku untuk semuanya,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam unggahan di akun Twitter resminya, Senin (12/9).

Oleh karena itu, Kapolri meminta agar saling mengingatkan, baik itu pimpinan maupun bawahan untuk menjaga agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran yang seharusnya tidak dilakukan. Kapolri meminta bawahan berani untuk bersikap dan menyampaikan pendapat jika mendapati perintah salah dari atasannya.


“Menyampaikan, komandan sepertinya ini salah. Itu sah-sah saja. Jangan biasakan rekan-rekan pada saat menerima sesuatu yang mungkin tidak pas terus rekan-rekan tidak berani menyampaikan pendapat rekan-rekan, karena ini untuk kebaikan institusi,” imbau Kapolri.

Kapolri mengungkapkan, keharusan mencopot dan menindak anggota yang melakukan pelanggaran adalah bukti kecintaannya terhadap institusi Polri serta 430 ribu personel korps bhayangkara di seluruh Indonesia yang sudah bekerja dengan penuh dedikasi tinggi.

“Karena saya sayang dengan 430 ribu Polisi yang telah bekerja dengan baik. Dan 30 ribu PNS yang juga bekerja dengan baik,” ujarnya.

Untuk itu, Kapolri menyampaikan dirinya tidak akan mentolelir lagi anggota yang membiarkan praktik judi, penyakit masyarakat maupun kejahatan yang merampas kekayaan negara.

“Kalau ada laporan saya tidak perlu tegur lagi, langsung saya proses saya copot, ini berlaku untuk semuanya apakah itu Polki apakah itu Polwan,” pungkas Kapolri.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya