Berita

Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina/RMOL

Politik

Analis Ekonomi: BLT Lebih Efektif Bantu Masyarakat Dibanding Subsidi BBM

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2022 | 15:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemberian bantuan langsung tunai (BLT) dinilai lebih efektif bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dikatakan Analis Utama Ekonomi Politik Lab45, Reyhan Noor, BLT bisa mengurangi tekanan yang dialami oleh masyarakat, khususnya golongan kurang mampu yang rentan terkena gejolak kenaikan harga BBM.

"Berdasarkan kajian, BLT memang lebih efektif karena sasaran penerima lebih jelas," kata Reyhan kepada wartawan, Minggu (11/9).


Namun demikian, efektivitas tersebut juga memiliki catatan dan wajib dilakukan pemerintah, yakni soal data penerima bantuan yang perlu dibenahi agar benar-benar tepat sasaran.

"Pemerintah memiliki basis data untuk memberikan BLT, meskipun tingkat akurasi masih perlu menjadi perhatian," ujarnya.

Hal lain yang tak kalah penting adalah pengawasan pergerakan harga pangan dan memastikan ketersediaan pasokan. Karena apabila barang tidak tersedia, harga cenderung lebih mudah naik.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyalurkan BLT BBM untuk tahap pertama sebanyak 18,48 juta keluarga penerima manfaat di 445 dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Penyaluran BLT hingga akhir tahun 2022 ini bisa menjadi kesempatan pemerintah melakukan konsolidasi menuju 2023.

"Konsolidasi mencakup penyesuaian upah minimum dengan pengusaha akibat meningkatnya inflasi. Selain itu, penyesuaian upah menjadi penting untuk menjaga daya beli masyarakat," tutupnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya