Berita

Lokasi gempa di Papua Nugini/Net

Dunia

Papua Nugini Diguncang Gempa 7,6 Magnitudo, Sempat Picu Peringatan Tsunami

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2022 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gempa besar berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang Papua Nugini bagian timur pada Minggu (11/9) pukul 09.46 waktu setempat. Gempa sempat memicu peringatan tsunami, namun kemudian dicabut.

Survei Geologi AS (USGS) mencatat, gempa terjadi di sekitar 67 kilometer dari kota Kainantu, pada kedalaman 61 kilometer.

Meski peringatan tsunami sudah dicabut, namun USGS memperingatkan kemungkinan adanya fluktuasi permukaan laut kecil di beberapa wilayah pesisir.


Dari laporan AFP, pemadaman listrik dan kerusakan bangunan  terjadi di beberapa bagian Papua Nugini, dengan guncangan terasa luas dari kota-kota dekat pusat gempa hingga ibukota Port Moresby, sekitar 480 kilometer jauhnya.

Penduduk di kota pesisir Madang juga melaporkan kerusakan bangunan.

Gambar dan video yang tersebar menunjukkan kerusakan pada sebuah universitas di kota dataran tinggi timur Goroka. Retakan besar muncul di dinding dan jendela yang jatuh selama gempa.

Penduduk setempat di Lae dan Madang, yang paling dekat dengan pusat gempa, mengatakan guncangannya jauh lebih kuat daripada gempa sebelumnya.

"Sangat kuat, semuanya seperti duduk di laut, hanya mengambang," kata Hivi Apokore, seorang pekerja di Jais Aben Resort dekat Madang.

Papua Nugini terletak di "Cincin Api" Pasifik, menyebabkannya sering mengalami gempa bumi.

Pada 2004 gempa berkekuatan 9,1 magnitudo memicu tsunami yang menewaskan 220 ribu di seluruh wilayah, termasuk sekitar 170 ribu di Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya