Berita

Komunitas pedagang kaki lima di Kabupaten Cirebon deklarasi meminta Ketua KPK Firli Bahuri untuk maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2024/Ist

Politik

Yakin Menjawab Harapan Rakyat, Komunitas PKL Cirebon Deklarasi Dukungan Firli Bahuri untuk Capres 2024

SABTU, 10 SEPTEMBER 2022 | 22:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harapan pada tokoh yang tegas pada pemberantasan korupsi untuk menjadi pemimpin Indonesia melalui Pemilu Serentak 2024 disuarakan komunitas pedagang kecil kaki lima di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Mereka berkumpul di Stadion Bima Sunyaragi Kesambi, untuk menggelar aksi deklarasi sederhana meminta Ketua KPK Firli Bahuri untuk maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

Bagi mereka, Firli Bahuri adalah tokoh yang bisa menjawab harapan mereka pada pemberantasan korupsi di Indonesia. Termasuk juga, harapan pada kesejahteraan ekonomi.


Koordinator aksi deklarasi, Habiburrahman mengatakan, memang belakangan sudah ramai beberapa figur yang dijagokan untuk menjadi suksesor Presiden Joko Widodo. Tetapi, nama-nama iti masih jauh dari harapan dan keinginan masyarakat kecil.

"Nah, kami melihat Bapak Ketua KPK Firli Bahuri di tivi, beliau ini pemimpin yang berani dan sangat layak melanjutkan kepemimpinanPak Jokowi. Maka dengan ini kami meminta beliau dengan sangat untuk maju jadi calon presiden Indonesia," kata Habiburrahman, Sabtu (10/9).

Menurutnya, saat ini kondisi ekonomi dan usaha sangat sulit akibat adanya pandemi dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sementara di sisi lain, para pejabat baik di pusat maupun di daerah masih banyak yang kurang peduli dengan kondisi masyarakat saat ini yang susah.

"Kalau yang lain kan mereka kepala daerah ada yang gubernur mau jadi presiden tapi masyarakatnya sekarang banyak yang hidup susah," kataya.

"Pokoke kita Wong Cirebon siap berjuang untuk mendukung Bapak Firli jadi Presiden. Biar melanjutkan Pak Jokowi tapi koruptornya dihabisi," tegasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya