Berita

Salah satu delegasi negara anggota sedang berbicara dalam Kongres Global Korban Terorisme, di markas besar PBB New York/Net

Dunia

PBB Berikan Penghormatan Kepada Korban Terorisme di Seluruh Dunia Lewat Kongres Global

SABTU, 10 SEPTEMBER 2022 | 07:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengadakan Kongres Global pertamanya untuk memberi penghormatan kepada para korban terorisme di seluruh dunia, termasuk serangan teror di Mumbai 26/11.

Seperti dimuat Ani News,  Kongres Global di bawah naungan Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres ini disediakan sebagai platform bagi para penyintas terorisme untuk berbagi pengalaman, tantangan, cerita tentang ketangguhan mereka secara langsung.

"Kongres Global Korban Terorisme pertama PBB, akan menjadi penghormatan kepada para korban terorisme di seluruh dunia, termasuk para korban serangan teror Mumbai 26/11," tulis @IndiaUNNewYork dalam cuitannya di Twitter.


Menurut PBB, Kongres ini sebagai pembelajaran tentang praktik-praktik baik yang telah dilakukan oleh Negara-negara Anggota dan organisasi masyarakat sipil dalam menghadapi serangan teror, sambil memastikan bahwa suara para korban didengar oleh dunia dan pengalaman mereka akan membentuk jalan ke depan bagi negara mereka sendiri.

Kongres yang diadakan di markas besar PBB di New York ini menampilkan pembicara yang mewakili Negara Anggota, korban, asosiasi korban, entitas PBB, komunitas internasional, pakar, serta akademisi dan sektor swasta. Selain itu acara ini dikabarkan akan membahas enam tema menyeluruh yang mencerminkan terkait pemenuhan hak dan kebutuhan yang akan diberikan kepada para korban terorisme.

Bulan lalu, saat Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional kepada Korban Terorisme 21 Agustus, Fionnuala Ni Aolain, salah satu aktivis HAM mendesak Pemerintah agar mengadopsi pendekatan berbasis hak asasi manusia terhadap korban terorisme dengan cara positif dan konsisten. Hari ini PBB telah mengabulkan desakan tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya