Berita

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio (kanan) dalam diskusi bertajuk Siapa Ingin Presiden Perempuan di Jakarta/RMOL

Politik

Hendri Satrio: Pemimpin Perempuan PDIP Solid, Tidak Ada Alasan Kuat Menggeser Puan

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 18:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peningkatan elektabilitas Puan Maharani tak bisa dilepaskan dari kuatnya prinsip kepemimpinan perempuan di tubuh PDI Perjuangan.

Begitu dikatakan pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio, dalam diskusi bertajuk "Siapa Ingin Presiden Perempuan", yang digelar di kawasan Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/9).

"PDIP solid untuk pemimpin perempuan, yang paling besar persetujuannya. Pemimpin perempuan enggak ganti-ganti, sudah ajeg dan tidak mudah untuk mengganti ke pemimpin lainnya," ujar Hendri Sario.


Hal tersebut pun dinilai cukup untuk membawa sosok Ketua DPR RI itu diusung PDIP sebagai capres 2024.

Hensat berpendapat jika dilihat dari hasil survei KedaiKOPI pada medio 3 hingga 18 Agustus 2022 lalu, persetujuan publik terhadap sosok pemimpin perempuan mencapai 55,5 persen, atau lebih tinggi dari surveinya pada bulan November 2021 yang masih berada di angka 34,2 persen.

Temuan tersebut sejalan dengan masuknya 6 tokoh perempuan di radar capres potensial 2024 dan sosok Puan menjadi yang tertinggi.

"Kenpa Puan? Karena Puan tidak bisa disamakan dengan capres lainnya. Dia bukan hanya satu-satunya capres terkuat dari kalangan perempuan, tapi punya boarding pass, dan satu-satunya capres yang bebas menentukan wakilnya," demikian Hensat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya