Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat tiba di Gedung KPK/RMOL

Politik

Hadir di KPK, Anies Runtuhkan Strategi Lawan yang Ingin Bangun Stigma Pejabat Korup

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 05:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sikap Gubernur DKI Jakarta yang mendatangi KPK untuk menyerahkan data lengkap terkait Formula E dinilai sebagai langkah "taichi". Artinya, Anies berhasil menggunakan kekuatan lawan yang ingin menyerangnya untuk naik lebih tinggi.

Pandangan itu disampaikan Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/9).

Menurut Arman, tahun politik adalah tahun seksi,  apapun celah akan dimainkan untuk mendongkrak atau menjatuhkan figur. Analisa Arman, Anies dalam bidikan lawan politiknya.  


Arman pun mengapresiasi kehadiran Anies yang menjalani pemeriksaan selama 11 jam lebih. Menurutnya, Anies berhasil meruntuhkan strategi yang dibangun lawan.

"Jelas dengan keberanian Anies akan meruntuhkan paradigma yang ingin dibangun terhadap Anies sebagai pejabat korup," demikian pendapat Arman.

Arman berpendapat, upaya Anies yang berani mendatangi KPK harus dicontoh oleh siapapun, khususnya pejabat negara baik di daerah maupun di tingkat pusat.

Alasan mengapa Anies patut dicontoh, tambah Arman, karena orang nomor satu di Jakarta itu menjadikan pelaporan kepada KPK juga sebagai alat verifikasi yang transparan.

Selain itu, Anies justru mampu memberikan porsi yang baik atas pemberitaannya di hadapan media.

"Hal ini juga memberikan dampak positif terhadap eksistensi, citra dan mempertahankan kepercayaan publik bagi Anies.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya