Berita

Bendera Iran/Net

Dunia

IAEA Yakin Iran Punya Kemampuan Membuat Bom Nuklir dalam Tiga Minggu

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran diyakini memiliki cukup uranium yang diperkaya untuk membuat bom nuklir dalam waktu tiga minggu. Selain itu, tidak ada jaminan bahwa program nuklirnya damai.

Begitu yang dikatakan oleh Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi pada Rabu (7/9), seperti dimuat Eurasia Review.

"Semakin khawatir bahwa Iran tidak terlibat dengan badan tersebut mengenai masalah perlindungan yang luar biasa. Oleh karena itu, tidak ada kemajuan untuk menyelesaikannya," ujarnya.


IAEA sendiri telah menuntut jawaban dari Iran terkait keberadaan uranium di tiga lokasi yang dirahasiakan. Hal ini membuat Iran semakin dikritik selama pertemuan IAEA pada Juni lalu.

Untuk itu, Grossi mendesak Iran agar memenuhi semua kewajiban dan menjawab segala pertanyaan dari IAEA.

Pada Juni, IAEA juga menyebut Iran telah memutus 27 kamera pemantau yang dipasang di kegiatan nuklirnya.

Kekhawatiran IAEA ini muncul di tengah pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015, di mana Amerika Serikat (AS) menarik diri pada tahun 2018 di bawah kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya