Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memenuhi panggilan KPK/RMOL

Hukum

Firli Bahuri Terima Kasih ke Anies Baswedan yang Kooperatif Dipanggil KPK

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Formula E, Rabu (7/9).

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan rasa terimakasihnya kepada setiap orang yang telah kooperatif dengan memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan dalam upaya mengungkap sebuah kasus tindak pidana korupsi.

"Saya ingin beritahu dulu, bahwa terimakasih kepada setiap orang yang datang dipanggil dan dimintai keterangan oleh KPK sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan, bahwa keterangan seseorang itu didasarkan atas pengetahuannya baik itu yang diketahui, didengar, dilihat ataupun dialami,” kata Firli usai rapat kerja bersama komisi III di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (7/9).


Firli menyampaikan, pemeriksaan Anies tak lain untuk mendalami kasus dugaan korupsi Formula E. Namun demikian, Firli Bahuri tidak lantas menyebut akan ada penetapan tersangka. Katanya,  tanpa mengantongi dua alat bukti yang cukup, KPK tidak bisa serta merta menetapkan seseorang sebagai tersangka.

"Maka kepentingannya adalah dalam rangka membuat terangnya suatu peristiwa,” imbuhnya.

Sementara disinggung mengenai adanya indikasi kuat dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi itu yang menyeret nama Anies Baswedan, Firli menjawabnya diplomatis.

"Pemeriksaan seseorang itu sama dengan pemeriksaan saksi yang lain. Untuk diketahui saja tahun 2022 mulai Januari kemarin KPK telah meminta keterangan setiap perkara kurang lebih 4.318 orang jadi sama statusnya. Tidak ada yang beda tidak ada yang luar biasa,” tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya