Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Digeruduk Buruh Soal Kenaikan BBM, Puan Maharani: Aspirasi akan Disampaikan ke Pemerintah

SELASA, 06 SEPTEMBER 2022 | 19:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah elemen massa yang tergabung dalam organisasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan HMI meminta DPRI untuk mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Tuntutan itu, disampaikan melalui unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9).

Soal permintaan itu, Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan menampungnya dan akan akan menyampaikan kepada pemerintah dalam waktu dekat.

"Tentu saja DPR mendengar aspirasi dari masyarakat, kenaikan BBM itu akan menjadi satu hal yang akan diperhatikan oleh DPR melalui komisi-komisinya. Tentu saja kami akan mendengar dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah," kata Puan Maharani.


Puan menambahkan, akan meminta pemerintah agar tidak membuat kebijakan yang justru menyengsarakan rakyat terkait kenaikan BBM bersubsidi ini.

"Kami meminta pemerintah memang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan penyesuaian harga BBM ini. Jangan sampai kemudian membuat rakyat menjadi lebih susah atau menjadi lebih sulit," imbuhnya.

Mengenai adanya bantuan langsung tunai sebagai bentuk pengalihan subsidi pemerintah yang diberikan kepada masyarakat. Ketua DPP PDIP ini berharap bantuan tersebut tepat sasaran.

"Kami berharap bahwa itu akan bisa tepat sasaran, kemudian memang akan berguna bagi masyarakat dalam pemberiannya, dan tidak ada masyarakat yang harusnya mendapatkan kemudian salah nama atau salah sasaran atau salah alamat," ujarnya.

Mantan Menko PMK itu meminta pemerintah agar melaksanakan kebijakan dengan baik demi kemaslahatan rakyat.

"Jadi kami meminta kepada kementerian terkait untuk dapat melaksanakan hal-hal tersebut dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan fungsi pengawasannya DPR akan melakukan pengawasan terkait dengan hal itu di lapangan," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya