Berita

Monolit berusia 9.350 tahun ditemukan di lepas pantai Laut Sisilia/Net

Dunia

Temuan Monolit Canggih di Laut Sisilia Jadi Bukti Majunya Peradaban Prasejarah

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 06:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah monolit setinggi 11,88 meter yang ditemukan di lepas pantai Laut Sisilia diyakini merupakan buatan tangan manusia yang berusia lebih dari 9.350 tahun.

Penemuan monolit di kedalam 39 meter di Laut Sisilia pada tahun 2015 itu menjadi tonggak sejarah baru karena dapat memperluas pengetahuan tentang peradaban pertama di Mediterania, dengan teknologi dan perkembangannya.
 
Sebuah studi mengenai penemuan itu diterbitkan dalam Journal of Archaeological Science: Reports, seperti dikutip dari Arkeogy News pada Minggu (4/9).


Memiliki berat 15 ton, monolit tersebut memiliki struktur yang cukup canggih. Dibutuhkan sistem pemotongan hingga ekstraksi dan pemasangan dengan keterampilan dan teknik tertentu untuk membuatnya.

“Keyakinan bahwa nenek moyang kita tidak memiliki pengetahuan, keterampilan, dan teknologi yang diperlukan untuk mengeksploitasi sumber daya laut atau melakukan pelayaran laut harus semakin ditinggalkan,” begitu kata studi tersebut.

Temuan arkeologi yang terendam ini secara definitif mampu membongkar gagasan primitivisme teknologi manusia zaman dahulu, yang biasanya hanya dikaitkan dengan pemukim pesisir, pemburu, dan pengumpul.

Kendati begitu, siapa yang membangun monolit dengan struktur batu canggih tersebut?

Para peneliti mengatakan, keberadaan monolit tersebut membuat para akademisi meninjau kembali tentang bagaimana para pemburu di masa lampau melakukan kegiatan mereka.

Semua informasi ini menunjukkan bahwa peradaban prasejarah dahulu tidak hanya makmur, tetapi jauh lebih maju daripada yang kita yakini. Alhasil, penemuan ini bisa mengubah sejarah wilayah sepenuhnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya