Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Studi: Monkeypox Berpotensi Sebabkan Miokarditis Akut

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 22:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah studi menunjukkan bahwa monkeypox atau cacar monyet berpotensi menyebabkan kerusakan jantung berupa miokarditis pada beberapa pasien.

Studi yang dirilis oleh Journal of the American College of Cardiology (JACC) menemukan pasien pria berusia 31 tahun yang terinfeksi monkeypox dikonfirmasi mengembangkan miokarditis akut setelah satu minggu menunjukkan gejala.

Miokarditis merupakan peradangan otot jantung yang biasanya disebabkan karena infeksi virus.


Penyakit ini terdeteksi setelah pasien monkeypox kembali datang ke unit gawat darurat tiga hari setelah terinfeksi, dengan gejala sesak dada. Pasien dirawat di unit perawatan intensif setelah pemeriksaan dengan kecurigaan klinis miokarditis akut.

Setelah dilakukan berbagai tes jantung dan pemeriksaan darah lebih lanjut, tes tersebut konsisten mendiagnosis bahwa pasien mengalami miokarditis akut. Setelah satu minggu melakukan pemulihan penuh, pasien kemudian dipulangkan.

Peneliti utama studi tersebut, Dr Ana Isabel Pinho, mengatakan kasus tersebut menyoroti keterlibatan jantung sebagai komplikasi potensial yang terkait dengan infeksi cacar monyet.

"Kami percaya bahwa melaporkan ini dapat meningkatkan kesadaran komunitas ilmiah dan profesional kesehatan terkait kemungkinan yang potensial ini," ujarnya, seperti dimuat 9News.

Kendati begitu, para peneliti menekankan pentingnya untuk mengidentifikasi lebih mendalam tentang hubungan antara cacar monyet dan cedera jantung.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya