Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP PAN Zulhas dan Ketum PPP Suharso Monoarfa saat launching visi misi KIB di Surabaya/Ist

Politik

Ali Rif'an: Politik Gagasan Tenggelamkan Politik Identitas

SABTU, 03 SEPTEMBER 2022 | 00:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Munculnya visi misi yang ditelorkan oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) didukung oleh banyak kalangan. Visi Misi yang dibuat oleh KIB akan positif bagi pembangunan demokrasi di Indonesia.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an mengatakan bahwa dirinya sejak awal mendukung munculnya visi-misi atau program dari partai-partai yang koalisi.

Menurut dia, munculnya politik gagasan dari KIB tentu akan meredam adanya pihak yang ingin memainkan politik identitas di Pemilu 2024.
"Karena kalau semakin banyak politik gagasan muncul nanti yang mau memainkan politik identitas akan tenggelam. Jadi ini bisa dimaknai secara positif," demikian kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/9).

"Karena kalau semakin banyak politik gagasan muncul nanti yang mau memainkan politik identitas akan tenggelam. Jadi ini bisa dimaknai secara positif," demikian kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/9).

"Saya apresiasi dengan terobosan KIB, karena cukup mewarnai dinamika politik kita," ujar Ali saat dihubungi Jumat (02/09).

Pada pertengahan Agustus lalu, Tiga Ketua Umum Parpol Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa, menyampaikan visi misinya di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam visi misi itu, KIB menekankan politik persatuan untuk menghindari politik identitas yang terjadi di Indonesia belakangan.

KIB juga meluncurkan program akselerasi transformasi ekonomi nasional atau Paten. Program ini dipersiapkan untuk menghadapi bonus demografi 2025-2035 mendatang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya