Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

WHO Optimis Wabah Cacar Monyet Dapat Hilang di Eropa

SELASA, 30 AGUSTUS 2022 | 22:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Merujuk dari sejumlah penurunan kasus cacar monyet yang terjadi di beberapa wilayah Eropa, kini Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) menyatakan keoptimisannya untuk dapat menghilangkan wabah tersebut di Eropa.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge pada Selasa (30/8), seperti dikutip dari Reuters.

Ia mengatakan ada tanda-tanda yang menggembirakan dari penurunan kasus di Prancis, Jerman, Portugal, dan Spanyol yang telah dipantau oleh WHO selama beberapa minggu ke belakang.


"Kami percaya dapat menghilangkan penularan cacar monyet yang berkelanjutan dari manusia ke manusia di wilayah (Eropa)," kata Hans.

Petugas darurat senior WHO, Catherine Smallwood menuturkan, penurunan kasus ini karena masyarakat Eropa cukup sigap dalam mendeteksi penyakit secara dini yang menyebabkan pasien mengisolasi diri lebih cepat, serta perubahan perilaku yang signifikan.

"Kami memiliki beberapa bukti anekdotal yang cukup bagus bahwa orang, terutama pria yang berhubungan seks dengan pria yang berada dalam kelompok risiko tertentu, jauh lebih tahu tentang penyakit ini," jelasnya.

Sejauh ini virus cacar monyet telah tercatat lebih dari 47.600 kasus yang dikonfirmasi di 90 negara. Direktur Regional WHO Eropa menyerukan peningkatan upaya untuk dapat benar-benar menghilangkan virus cacar monyet.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya