Berita

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Johnson Pandjaitan/RMOL

Politik

Dilarang Lihat Reka Ulang, Kamaruddin Ungkit Pernyataan Kapolri

SELASA, 30 AGUSTUS 2022 | 13:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan prinsip Polri dalam mengusut kasus pembunuhan Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, diungkit oleh kuasa hukum korban.

Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mengungkap kembali pernyataan Kapolri soal kasus ini lantaran tidak diperbolehkan mengikuti rekonstruksi kejadian perkara di kediaman pribadi mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Jakarta Selatan, Selasa (30/8).

"Bapak Kapolri mengatakan, transparan dan dibuka semua pihak. Termasuk kuasa hukum tersangka dana demikian juga kuasa hukum korban," ujar Kamaruddin.


"Tapi faktanya hingga saat ini kami tidak dapat undangan atau surat pemanggilan," sambungnya.

Meski tidak mendapat surat resmi dari Polri terkait dengan rekonstruksi atau reka ulang kejadian tersebut, Kamaruddin bersama Tim Hukum Brigadir J tetap datang ke lokasi diadakannya rekonstruksi.

Pasalnya, Kamaruddin mengaku memegang omongan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang memastikan semua pihak terkait berhak mengikuti jalannya proses hukum yang berjalan.

"Karena kami dengar pidato Kapolri, maka kami datang. Tapi ternyata benar, ketika kami ke sini tidak boleh lihat. Jadi kalau cuma duduk di luar ya biarlah wartawan saja mewakili," demikian Kamaruddin.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya