Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Basweda, dan Ketum Nasdem, Surya Paloh/Ist

Politik

Surya Paloh Dinilai Mampu Tepis Upaya Menjegal Anies Jadi Capres

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rumor adanya pihak-pihak tertentu yang berupaya menjegal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai Capres 2024 yang diungkap Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief dan diamini Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, menyedot perhatian publik belakangan ini.

Pengamat Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga mengatakan, apabila rumor itu nantinya jadi kenyataan, maka demokrasi di Indonesia sudah mati.

Menurutnya, demokrasi sudah dikendalikan para elite politik dan oligarki. Sebab, capres yang muncul nantinya hanya yang direstui elite politik dan oligarki. Kesepakatan mereka inilah yang menentukan siapa yang boleh jadi presiden.


“Namun itu seharusnya tidak terjadi. Harapan masih ada pada Ketua Umum Nasdem Surya Paloh,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Senin (29/8).

Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu meyakini Surya Paloh masih mencintai demokrasi berlangsung di Tanah Air. Oleh karena itu, Surya Paloh tampaknya akan melawan rumor yang ingin menjegal Anies.

“Surya Paloh akan keluar dari belenggu tersebut, dan bersama Demokrat dan PKS akan solid mengusung Anies,” katanya.

“Jadi, Surya Paloh akan menjadi sosok penentu dalam menahan gempuran dari para elite politik dan oligarki untuk menjegal Anies. Kalau Surya Paloh berhasil, tentu ia layak disebut penyelamat demokrasi di Tanah Air,” demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya