Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Setelah Dapatkan Kursi Ketua DPRD, Gerindra Kota Cirebon Incar Kursi Walikota pada 2024

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 09:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPC Partai Gerindra Kota Cirebon berharap ada kader yang bisa memenangkan kursi Walikota atau Wakil Walikota Cirebon pada Pilkada 2024. Hal ini dilatarbelakangi status Gerindra sebagai partai pemenang pemilu sebelumnya.

"Dengan merapatkan barisan, kami yakin ada kader yang mampu merebut kursi di eksekutif," ucap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, H. Eman Sulaeman, usai membuka kegiatan Pendidikan Partai Politik DPC Partai Gerindra Kota Cirebon dengan tema "Sikap Politik Dalam Menghadapi Pemilu 2024", Minggu (28/8).

Eman menambahkan, untuk memuluskan niat memenangkan kontestasi Pemilu 2024, maka seluruh kader Partai Gerindra harus merapatkan barisan, guna mempertahankan kemenangan di pemilu sebelumnya.


"Selain mempertahankan kemenangan, ada tugas lainnya yaitu ingin punya perwakilan di eksekutif," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra yang juga Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menjelaskan, pihaknya terus memantapkan konsolidasi dan koordinasi.

"Kami mengajak kader Gerindra untuk terus berkoordinasi dan konsolidasi dengan yang ada di legislatif. Karena pemilu sudah di depan mata. Konsolidasi dan koordinasi dengan yang ada di legislatif untuk bisa meraih suara rakyat," ujarnya.

Sebagai pemenang Pileg lalu, lanjut Ruri, bukan hal yang mudah untuk tetap menjadi pemenang pada Pileg 2024. Karena mempertahankan lebih sulit dibandingkan merebut kemenangan.

"Sekarang kita mempunyai pimpinan di DPRD dari Gerindra, tentu ini harus dipertahankan. Karena lebih sulit mempertahankan, kita harus lebih eksis lagi, lebih semangat lagi," pungkasnya.

Saat ini di tingkat eksekutif, ada beberapa nama dari internal Gerindra yang disiapkan maju dalam Pemilu 2024 nanti. Di antaranya dr Tresnawaty, Hendi Nurhudaya, dan Ketua DPC Gerindra Kota Cirebon Eman Sulaeman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya