Salamuddin Daeng/Net
Salamuddin Daeng/Net
KUOTA harusnya gak jebol, kecuali ada berbagai kegiatan yang tidak wajar. Karena kuota itu jumlah alokasi atau volume. Kalau dari sisi nilai subsidi bisa saja bergeser, bertambah atau berkurang. Karena dipengaruhi oleh harga minyak dan nilai tukar. Tapi kalau volume bisa tepat dan akurat.
Lalu bagaimana bisa jebol? Jebol itu bisa dipastikan karena ada pelanggaran, penyimpangan atau penyelewengan. Apalagi angkanya jutaan KL. Penyimpangan semacam itu dalam jumlah besar seharusnya kasat mata.
Mempelajari prilaku penyimpangan saya rasa tidak perlu lama, satu dua tahun cukup. Setelah itu tidak boleh lagi terjadi penyimpangan.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Jumat, 25 September 2026 | 20:20
Jumat, 25 September 2026 | 20:16
Jumat, 25 September 2026 | 19:43
Jumat, 25 September 2026 | 19:36
Jumat, 25 September 2026 | 19:09
Jumat, 25 September 2026 | 19:08
Jumat, 25 September 2026 | 18:41
Jumat, 25 September 2026 | 18:37
Jumat, 25 September 2026 | 18:28
Jumat, 25 September 2026 | 18:18