Berita

Pemuda Muhammadiyah Kuningan/RMOLJabar

Nusantara

Pemuda Muhammadiyah Perkuat Silaturahmi Jelang Tahun Politik Lewat Madrasah Kebangsaan

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 23:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menghadapi tahun politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Madrasah Kebangsaan II.

Dalam kegiatan yang mengangkat tema "Kiprah Politik Kebangsaan Angkatan Muda Muhammadiyah Kuningan", menghadirkan narasumber dari Komisioner KPU, Maman Sulaeman serta Komisioner Bawaslu Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan. Acara ini, digelar  di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Sabtu (27/8).

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kuningan, Sadam Husen mengatakan, Madrasah Kebangsaan II ini dilaksanakan untuk menguatkan silahturahmi antar pengurus, termasuk pengembangan struktural di 32 kecamatan se-kabupaten Kuningan.


"Dengan semangat kebersamaan yang saling menggembirakan, saya rasa membuat struktur ke bawah tidak begitu sulit asal kita ada kemauan kuat untuk memajukan kepemudaan," ujar Sadam dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (28/8).

Menurutnya, kiprah Pemuda Muhammadiyah dalam konteks politik kebangsaan lebih kepada bagaimana organisasi, pengurus dan kader saling bahu membahu memberikan nilai tambah secara wawasan dan pengetahuan.

Selain itu, lanjutnya, memastikan bahwa setiap individu kader muda Muhammadiyah tampil sebagai problemsolver di masyarakat luas tentunya dengan enam garis agenda aksi Gerakan Pemuda Muhammadiyah.

"Yakni di bidang pendidikan, keagamaan, ekonomi, pertanian, advokasi serta bidang sosial. Saya cukup berbangga diri karena 6 penegasan kiprah PDPM Kuningan telah di implementasikan oleh para kader dengan wajah kemandiriannya," tuturnya.

"Kami tampil dengan mental mandiri yang sedang terus di perkuat, karena dengan wujud kemandirian dalam berorganisasi kader-kader dan kebijakan organisasi tentunya tidak mudah tersuak seok," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya