Berita

Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Duga Debitur Nakal di Balik Hoax Surat Tentang Kinerja Direksi Bank Mandiri

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 14:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Di media sosial Twitter beredar surat yang mengatasnamakan pegawai Bank Mandiri mengeluhkan kepemimpinan Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri Darmawan Junaidi. Ramainya surat tersebut juga diikuti oleh hastag #AdaApaBankMandiri.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN (FSP BUMN) Bersatu Arief Poyuono, memastikan bahwa surat yang beredar di media sosial itu bohong alias hoax. Arief bahkan memiliki keyakinan surat tersebut bukan datang dari pegawai Bank Mandiri.  

“Ini sebuah cara-cara untuk menghancurkan performance dari Bank Mandiri dan sangat merugikan Bank Mandiri sebagai perusahaan publik, yang bisa mempengaruhi investor di pasar saham,” kata Arief kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/8).


Arief lalu membeberkan fakta, dari hasil audit laporan keuangan Bank Mandiri yang terakhir, profitabilitas Bank Mandiri membaik dan Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 20,2 triliun, tumbuh 61,7 persen secara YoY.

Hal ini, beber Arief, juga diikuti dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri yang mencapai Rp 1.318,42 triliun per kuartal II 2022 tumbuh 12,76 persen YoY.

“Artinya penyebar surat yang mengatasnamakan pegawai Bank Mandiri sangat serius telah melakukan tindak pidana penyebar kebohongan publik (hoax) yang meresakan publik, dan bisa dijerat dengan UU ITE,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Arief menyampaikan, FSP BUMN Bersatu akan mengajak Serikat Pekerja Bank Mandiri untuk melaporkan akun-akun di media sosial yang menyebarkan surat tersebut yang mengatasnamakan pegawai bank mandiri, pada pekan depan.

“Patut diduga ini yang menyebarkan surat berisi hoax tentang kinerja direksi Bank Mandiri datang dari debitur Bank Mandiri yang usaha disektor pertambangan batubara yang nakal yang mencoba mengemplang kredit yang jumlah trilyunan rupiah di Bank Mandiri,” pungkas Arief.

Sebelumya di media sosial Twitter ramai tagar atau hastag #AdaApaBankMandiri. Pengguna twitter bernama @00_Poiuy menjadi salah satu pihak yang mengunggah surat tersebut. Netizen itu menyebut surat tersebut menyebarluas di platform sosial media lain seperti whatsapp dan telegram. Dia pun amat meyakini surat ini mungkin dapat menjadi solusi bagi perbaikan kinerja Bank Mandiri.

“Mungkin dari surat ini bisa ada solusi yang tepat buat ke depannya untuk kerja yang lebih baik lagi, khususnya untuk jajaran direksi Bank Mandiri,” tulisnya.

Sementara, akun bernama @01_zxcvb begitu pesimistis terhadap kualitas Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi. Menurut akun tersebut, Bank Mandiri tidak mengalami kemajuan selama masa kepemimpinan Darmawan.

“Masa kepemimpinan yang dijabat Direktur Utama ini udah bener-bener ga berasa kemajuannya. Harusnya ini diganti aja deh,” cuit dia.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya