Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Urai 4 Alasan Tunda Kenaikan BBM, Relawan Jokowi: Kalau Naik, PDIP Bisa Babak Belur

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 12:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM jenis Pertalite dan Solar Dexlite menuai penolakan dari masyarakat. Pasalnya, pengurangan subsidi BBM dinilai kurang tepat dilakukan di saat kondisi ekonomi masyarakat saat ini belum stabil.

Ketua Umum Relawan Jokowi Darmizal turut mengkritisi kebijakan Presiden Jokowi tersebut, lantaran kebijakan tersebut justru akan membuat daya beli masyarakat akan menurun drastis saat ini.

“Sebaiknya Presiden menunda kenaikkan harga BBM bersubsidi. Menaikkan harga BBM bersubsidi saat ini lebih banyak mudhorat dari pada manfaatnya,” kata Darmizal kepada wartawan, Minggu (28/8).


Setidaknya, kata Darmizal, ada empat alasan Presiden Joko Widodo perlu menunda kenaikan harga BBM bersubsidi saat ini. Yang pertama, harga minyak dunia saat ini menunjukkan trend menurun. Ketika harga minyak dunia mulai turun, maka pemerintah dapat melakukan strategi menekan dibiaya produksi.

"Langkah itu bisa dilakukan, umpamanya dengan cara pembelian minyak mentah langsung oleh Pemerintah, bukan oleh pertamina atau pihak ketiga. Selama ini, biaya produksi minyak kita lebih mahal dari biaya produksi minyak Malaysia,” katanya.

Yang kedua, lanjutnya, Presiden Joko Widodo telah berlaku sangat bijak, dengan menginstruksikan Kementerian BUMN dan Perhubungan  untuk menunda kenaikan harga tiket pesawat Garuda dan pesawat swasta nasional. Ini dilakukan Presiden guna menekan laju inflasi yang sekarang berada dilevel 4,95persen.

"Jika harga tiket naik dan harga BBM naik, maka harga harga aneka barang akan bergerak naik. Sementara pendapatan masyarakat belum mengalami peningkatan. Hal ini tentu dapat memicu kenaika  inflasi di atas 6 persen. Kebijakan Presiden terkait harga tiket ini, jangan sampai tereduksi oleh keputusan yang bertolak belakang,” katanya.

Ketiga, pertumbuhan ekonomi yang sudah baik saat ini perlu dipertahankan, khususnya menjelang pertemuan Pemimpin G20 di Bali pada November mendatang.  Menurutnya, G20 merupakan event yang sangat penting bagi Indonesia dengan menampilkan iklim pertumbuhan ekonomi positif.

Yang terakhir, pengalaman masyarakat Indonesia yang sudah melek politik, telah mengetahui dan melihat bahwa hampir setiap menjelang pemilu, BBM selalu mengalami kenaikan.

Menurutnya, kondisi ini kurang menguntungkan bagi PDIP yang menjadi lokomotif partai koalisi Jokowi-Amin dan sebagai partai wong cilik yang selama ini menjadi garda terdepan pembela kaum tertindas.

"Jika BBM subsidi naik, maka PDIP bisa babak belur dihajar partai yang beda pilihannya pada pemilu 2024 mendatang,” demikian Darmizal.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya