Berita

Gubernur Jateng yang juga kader PDIP Ganjar Pranowo/Net

Politik

Dicap Brutus jika Tak Manut Megawati, Ganjar Disarankan Sendiko Dawuh jadi Cawapres Puan

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 14:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disarankan untuk menurut dan tunduk terhadap PDI Perjuangan dengan tidak nekat terus menginginkan menjadi calon presiden (Capres) pada 2024 mendatang. Lebih baik, Ganjar mendampingi Puan Maharani sebagai calon wakil presiden (Cawapres).

Begitu yang disampaikan oleh Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata menanggapi pernyataan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyatakan kepada kadernya untuk keluar dari partai jika ingin ikut dengan partai politik (Parpol) lainnya agar tidak menjadi beban.

"Pernyataan Megawati itu sejatinya hampir hampir mirip dengan yang pernah dilontarkan oleh Bambang Pacul, Trimedya Pandjaitan, dan Puan Maharani," ujar Dian kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/8).


Akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini menilai, pilihan yang sulit bagi Ganjar si Pilpres 2024. Jika tidak mengikuti perintah Megawati, maka Ganjar akan dicap brutus.
 
"Sebaliknya, jika tidak mengambil kesempatan maka ia akan kehilangan momentum," kata Dian.

Untuk itu, Dian menyarankan agar Ganjar legowo menjadi Cawapres mendampingi Puan di Pilpres 2024 nanti.

"Pilihan alternatifnya, ia bisa saja sendiko dawuh (tunduk dan taat) sebagai wapresnya Puan Maharani," pungkas Dian.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya