Berita

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Pangi Chaniago: Prabowo Sengaja Dimajukan Lagi untuk Menjegal Anies

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 15:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perhelatan Pilpres yang akan digelar kembali pada tahun 2024 mendatang digadang-gadang akan diikuti kembali oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun dibalik rencana ini, ada permainan "politik jegal".

Pandangan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/8).

"Deklarasi Prabowo maju kembali sebagai Capres dan rencana bakal berpasangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa yakni Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merupakan fenomena yang menarik kita cermati," ujar Pangi.


Pangi melihat, maksud Prabowo kembali diusung mayoritas kader Partai Gerindra adalah untuk menggenjot suara partai di pemilihan legislatif (pileg) nanti.

"Karena bukan apa-apa, pengaruh Prabowo effect dianggap lebih kuat ketimbang Gerindra effect, dari bentangan emperis yang sudah-sudah," tuturnya.

Namun di sisi yang lain, pengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini melihat maksud lain Prabowo kembali maju di Pilpres.

"Majunya Prabowo tentu saja menghambat ruang gerak Anies Baswedan, Anies belum tentu bisa mulus menjadi calon presiden maupun wakil presiden," ungkapnya.

Pangi menerangkan, majunya Prabowo justru akan menjegal Anies lantaran dalam penelitian memperlihatkan ceruk pemilih keduanya berasal dari kalangan yang sama.

"Data crostabb by column Voxpol Center Research and Consulting bulan Maret 2022 menunjukkan bahwa pemilih partai Gerindra memilih Prabowo sebesar 55,9 persen, sementara pemilih partai Gerindra yang memilih Anies Baswedan presentasenya sebesar 44,7 persen," papar Pangi.

"Dari data ini menunjukkan bahwa pemilih partai gerindra split ticket voting terbelah ke Capres Anies dan Capres Prabowo secara signifikan," sambungnya.

Di samping itu, Pangi melihat langkah Anies terjegal semakin kuat jika melihat posisinya yang bukan kader parpol Sementara Prabowo memiliki Parpol yang sudah mengantongi tiket nyapres ketika membangun koalisi dengan PKB.

"Tentu ini menyulitkan secara matematika politik, tidak mudah bagi Anies yang bukan kader Parpol dan tidak punya partai," demikian Pangi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya