Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Ketua Komisi VII Anggap Pernyataan Luhut Picu Konsumen Pertalite Melonjak

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 18:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi yang diumumkan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan membuat masyarakat panik hingga terjadi lonjakan konsumsi Pertalite.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengurai pada rapat sebelumnya telah ditetapkan konsumsi negara untuk Pertalite sebanyak 3 juta kiloliter, kemudian Pertamina meminta tambahan menjadi 5 juta kiloliter kepada parlemen, yang disetujui di Komisi VII namun pemerintah tidak menyetujui hal tersebut dalam rapat badan anggaran di DPR RI.

Dengan tidak disetujuinya permintaan Pertamina tersebut, maka diperkirakan pada bulan Oktober mendatang kuota Pertalite yang ada akan habis. Pasalnya, banyak masyarakat yang sebelumnya mengonsumsi Pertamax kini beralih ke Pertalite, lantaran harga yang ditawarkan Pertamax saat ini cukup menguras kantong masyarakat.


“Lantas ada statemen, yang merusak semuanya, mohon maaf saya kritik ini Luhut B Panjaitan pekan depan akan terjadi kenaikan ini terjadi ras di mana-mana di pom bensin Pertamina di-ras oleh pengguna Pertalite,” kata Sugeng di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (23/8).

Menurutnya, dengan adanya pengumuman dari Luhut tersebut, terjadi peningkatan volume konsumsi Pertalite, lantaran panik BBM bersubsidi tersebut akan habis.

“ini mempengaruhi lagi fluktuasi kuota yang tidak terduga inilah yanh sedang disiapkan secara matang,” ucapnya.

Dia meminta pemerintah dan BUMN dalam hal ini Pertamina merinci secara detil untuk kenaikan BBM, karena kenaikan BBM akan mempengaruhi daya beli masyarakat dari semua sektor.

"Insya Allah besok malam paling lambat akan kita selenggarakan rapat. Kita tunda ini demi kepastian sekali lagi ya demi kepstian kenapa? Karena terjadi ras rangkaian sangat fluktuatis dalam tiga hari ini  kan minggu lalu diumumkan minggu depan akan kenaikan BBM,” ucapnya.

"Waduh boleh cek kalian di pom bensin-bensin terjaid kelangkaan ini memerlukan kecermatan yang lebih menyangkut tentang hajat hidup masyrakat,” tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya