Berita

Kepala urusan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell/Net

Dunia

Banyak Orang Rusia Ingin Tinggalkan Negaranya, Larangan Visa Dinilai Bukan Ide Bagus

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 17:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepala urusan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell menentang larangan visa bagi semua turis Rusia yang akan bepergian ke Eropa. Meski begitu, beberapa negara Eropa lainnya telah setuju dengan larangan ini.

Berbicara dalam sebuah konferensi di Spanyol pada Senin (22/8), Borrell menilai larangan tersebut adalah ide yang buruk.

"Melarang semua orang Rusia memasuki Uni Eropa dengan alasan apa pun bukanlah ide yang bagus. Lebih dari 300 ribu orang Rusia telah (meninggalkan) negara mereka. Apakah kita akan menutup pintu bagi orang-orang Rusia ini?" ujar Borrel, seperti dikutip dari EU Observer.


Sejauh ini, Komisi Eropa belum memberikan panduan resmi tentang masalah ini.

Kendati begitu beberapa negara anggota Uni Eropa, termasuk Republik Ceko, Finlandia, Estonia, telah menyerukan larangan visa untuk turis Rusia sejak pekan lalu.

Senada dengan Borrell, pemerintah Amerika Serikat (AS) juga menolak larangan tersebut.

"Penting untuk menarik garis antara tindakan pemerintah Rusia dan kebijakannya di Ukraina dengan rakyat Rusia yang tidak bersalah,” tulis Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.

Larangan masuk turis Rusia digemakan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ia mengatakan Barat harus menutup perbatasannya dengan Rusia.

Bersamaan dengan pro kontra yang terjadi antara negara Uni Eropa, para menteri luar negeri blok itu diperkirakan akan membahas larangan visa turis Rusia dalam pertemuan di Praha pada akhir Agustus mendatang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya