Berita

India mengirim bantuan pupuk untuk Sri Lanka/Net

Dunia

Kirim 21 Ribu Ton Pupuk, India Berharap Pertani Sri Lanka Bisa Jaga Ketahanan Pangan

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India kembali mengirimkan 21 ribu ton pupuk untuk Sri Lanka yang masih dilanda krisis pada Senin (22/8). Sehingga total bantuan saat ini yang diberikan oleh India telah mencapai 3,5 miliar dolar AS, dengan target total keseluruhan sebesar 4 miliar dolar pada tahun 2022.

Bantuan ini diberikan India di bawah program dukungan khusus yang akan membantu para petani Sri Lanka untuk menjaga ketahanan pangan, serta meningkatkan kerja sama bilateral.

"Pupuk akan berkontribusi pada ketahanan pangan dan mendukung petani Sri Lanka. Ini menunjukkan manfaat dari hubungan dekat dengan India dan rasa saling percaya dan niat baik antara India dan Lanka," tulis Komisi Tinggi India dalam cuitannya di Twitter.


Dimuat The Telegraph India, pada Mei, India telah mengingatkan Sri Lanka untuk segera memasok 65 ribu metrik ton urea untuk menghindari gangguan pada musim budidaya Yala yang saat ini masih berlangsung.

Mengingat pada tahun lalu Sri Lanka pernah menderita kekurangan pangan pada musim Yala dengan kerugian panen sebesar 50 persen akibat keputusan mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa yang melarang impor pupuk kimia di negaranya.

Yala sendiri merupakan musim tanam padi di Sri Lanka yang berlangsung antara  Mei hingga Agustus.

Sejauh ini India telah membantu Sri Lanka dalam mengamankan ketahanan pangan, kesehatan, serta energi dengan memasok barang-barang penting seperti makanan, pupuk, obat-obatan, bahan bakar, minyak tanah, dan kebutuhan pokok lainnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya