Berita

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Awalnya Diduga Sumber Dana Politik dari Tambang, Ternyata Kini Diduga dari Judi

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 08:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, memunculkan banyak spekulasi di masyarakat. Tidak hanya tentang motif pembunuhan, melainkan juga tentang dugaan beking yang diberikan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo untuk judi online.

Dugaan awal mulanya muncul dari pernyataan yang disampaikan pengacara Brigadir J di sejumlah stasiun televisi. Lalu teranyar muncul sebuah grafis di media sosial berjudul “Kaisar Sambo dan Konsorsium 303”, yang menggambarkan posisi Sambo berada di piramida paling atas aliran dana judi online.

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu turut berkomentar atas spekulasi ini. Apalagi ada spekulasi juga yang menyebutkan bahwa dana dari judi online digunakan untuk pemenangan calon presiden.


Said Didu menduga bahwa dana-dana gelap pemenangan pilpres berasal dari kegiatan tambang, hingga proyek pemerintah yang ada di BUMN. Namun kini dugaan itu ternyata meleset. Sebab diduga ada sumber pendapatan lain yang menurutnya lebih parah, yaitu judi online,

“Awalnya diduga sumber dana utk kemenangan politik adalah tambang, izin developer, kuota ekspor/impor, izin lahan perkebunan/HTI, proyek pemerintah dan BUMN - ternyata diduga DARI JUDI - lebih parah,” ujar Said Didu lewat akun Twitter pribadinya, Senin (22/8).

Untuk itu, Said Didu mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan.

“Saatnya kita selamatkan Indonesia!” tegasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya