Berita

Ribuan warga melakukan protes di jalanan kota Buenos Aires Argentina pada Kamis (18/8)/Net

Dunia

Inflasi Membumbung Tinggi, Ribuan Warga Argentina Protes Minta Pemerintah Naikkan Upah

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 17:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Krisis ekonomi di negara Amerika Selatan telah mendorong ribuan warga Argentina yang frustrasi melakukan protes di pusat kota Buenos Aires untuk menuntut kenaikan gaji dan tunjangan pengangguran yang semakin terpukul akibat lonjakan inflasi.

Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (18/8), pengunjuk rasa telah sampai di istana presiden dan kongres Argentina dengan memukul genderang dan mengibarkan bendera serikat pekerja. Mereka berasal dari berbagai kelompok sayap kiri yang beraliran peronis.

Kemacetan di jalan utama tidak dapat dibendung setelah para demonstran berkumpul di jalan sambil menyerukan kenaikan upah yang sejalan dengan naiknya inflasi dan banyaknya pengeluaran sosial untuk mengurangi penderitaan ekonomi warga yang meluas.


“Kita tidak bisa melanjutkan tingkat inflasi ini di mana setiap hari kita terus kehilangan sebagian dari gaji kita,” kata ketua serikat pekerja CGT, Pablo Moyano, yang mewakili sebagian besar pegawai pemerintah.

Kepala serikat pekerja yang mewakili pekerja industri karton dan kertas Ramon Luque mengatakan tidak ada pekerjaan dan gaji yang didapat tidak mencukupi di tengah kenaikan harga yang terus meningkat.

Harga di toko kelontong dan toko terus naik secara berkala, mencerminkan inflasi yan melonjak. Pada bulan lalu inflasi telah naik 7,4 persen dan menjadi kenaikan bulanan tertinggi dalam dua dekade.

Krisis ekonomi negara Argentina telah lama membengkak, hingga 40 persen dari populasi negara hidup dalam kemiskinan. Presiden Alberto Fernandez terus berjuang untuk menemukan solusi untuk keluar dari tingkat inflasi tahunan sebesar 70 persen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya