Berita

Delegasi Parlemen ASEAN bertemu dengan Wakil Presiden India, Jagdeep Dhankhar pada Jumat (12/8)/Net

Dunia

Sambut Kunjungan Parlemen ASEAN, Wapres India Sepakat Prioritaskan Hubungan

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 14:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden India Jagdeep Dhankhar menyambut dengan suka cita kunjungan delegasi anggota parlemen ASEAN yang dipimpin oleh Wakil Presiden Pertama Majelis Nasional Kamboja, Kittisetabindit Cheam Yeap.

Kunjungan dilakukan pada Jumat (12/8), dan menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kerjasama bilateral antara kedua belah pihak.

Dalam kesempatan itu, Dhankar menyebut hubungan budaya dan peradaban yang dijalin India dengan ASEAN selama 30 tahun dapat terlihat dalam monumen, arsitektur, bahasa, kebiasaan makanan dan budaya yang telah menciptakan fondasi kuat untuk kemitraan strategis.


Ia juga menekankan pentingnya kerjasama ASEAN sebagai pintu gerbang India untuk mengakses kawasan Samudra Hindia yang memiliki potensi ekonomi dan politik paling dinamis di dunia. Sehingga, keterlibatan penuh India dengan ASEAN sangatlah dibutuhkan.

"India sepenuhnya mendukung persatuan dan sentralitas ASEAN yang menyediakan platform alami untuk mempromosikan kawasan Indo-Pasifik bebas, terbuka, inklusif, dan berdasarkan aturan," ujarnya, seperti dikutip NTD News.

India menjadi mitra sektoral ASEAN pada tahun 1992 dan berkembang menjadi mitra strategis pada tahun 2012.

Dhankhar mengaku puas pada kemajuan hubungan keduanya dan akan mendukung segala kebijakan termasuk arsitektur regional yang berpusat pada ASEAN.

Terakhir, Dhankhar mengapresiasi peran yang dimainkan oleh Majelis Antar-Parlemen ASEAN (AIPA) atas upayanya dalam menyatukan semua negara anggota ASEAN dan pengamat untuk kemajuan kawasan secara keseluruhan.

Delegasi yang dipimpin oleh Kittisetabindit Cheam Yeap juga mengapresiasi hubungan persahabatan antara India dan negara-negara ASEAN dan berharap kunjungan tersebut akan semakin memperkuat ikatan yang ada.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya