Berita

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/Repro

Politik

Pidato di Depan Wapres, Ketua MPR: Prinsip Asal Impor Barang Murah Harus Diakhiri!

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelabelan Indonesia sebagai negara konsumen yang rajin impor barang murah secara besar-besaran harus segera diakhiri.

Begitu yang disampaikan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dalam pidatonya pada peringatan Hari Konstitusi yang dihadiri Wakil Presiden RI, Maruf Amin di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (18/8).

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah harus mampu memenuhi kebutuhan domestik secara mandiri dan berdaulat.


"Paradigma ekonomi lama dengan prinsip asal mengimpor dengan harga murah, harus segera diakhiri,” tegas Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo.

Ketidakberdayaan Indonesia untuk mengelola potensi sumber daya alam ini membuat Indonesia menjadi negara konsumen dan tidak mampu belajar mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Tanpa usaha menanam dan memproduksi sendiri, dengan penguasaan teknologi sendiri, kita akan terus mengalami ketergantungan,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini lantas teringat pesan Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan sumber daya alam Indonesia dengan mengembangkan teknologi yang ada.

Hal itu dilakukan agar Indonesia mampu berdikari dan perekonomian nasional tidak tergantung pada negara lain.

"Hanya dengan cara itu, kita dapat meningkatkan nilai tambah terhadap sumber daya yang kita miliki,” katanya.

Untuk mencapai hal tersebut, kata Bamsoet, Indonesia harus belajar dari negara lain agar dapat mengembangkan potensi sumber daya alam.

"Kita dapat belajar dari pengalaman negara-negara yang berhasil ber-transformasi, dari negara miskin menjadi negara makmur, seperti negara-negara Asia Timur," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya