Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Apple Izinkan Vietnam Produksi Apple Watch dan MacBook untuk Pertama Kalinya

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 08:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raksasa teknologi AS, Apple Inc, akan mendiverisikasikan industrinya di luar China, dengan mengizinkan Vietnam memproduksi Apple Watch dan MacBook untuk pertama kalinya.

Seperti dikutip dari Vietnam Plus pada Rabu (17/8), pemasok Apple Luxshare Precision Industry dan Foxconn telah memulai uji coba produksi Apple Watch di Vietnam utara agar dapat memproduksi perangkatnya di luar China.

Sementara untuk produk MacBook, Apple telah meminta pemasok untuk menyiapkan jalur uji coba produksi di Vietnam. Namun, pemindahan produksi massal ke negara itu cukup lambat akibat pembatasan pandemi.


Vietnam telah lama menjadi pusat produksi terpenting Apple di luar China, yang memproduksi berbagai macam produk unggulan, termasuk tablet iPad dan earphone AirPods.

Menurut pakar industri, Apple Watch bahkan lebih canggih karena terdapat banyak komponen dalam wadah sekecil itu yang memerlukan keterampilan teknologi tingkat tinggi.

"Memproduksi perangkat akan menjadi kemenangan tersendiri bagi Vietnam, karena negara itu berusaha untuk lebih meningkatkan sektor manufaktur teknologinya," kata pakar.

Apple saat ini terus mengalihkan produksi iPad ke Vietnam. Selain itu, grup ini juga tengah dalam pembicaraan dengan pemasok untuk membangun jalur produksi percobaan dalam pembuatan speaker pintar HomePod di Hanoi.

Jumlah pemasok Apple dengan fasilitas di negara Asia Tenggara tahun ini telah meningkat menjadi 22 dari 14 pada tahun 2018. Banyak produsen elektronik besar lainnya seperti Google, Dell, dan Amazon juga telah menyiapkan produksi di negara itu untuk melakukan diversifikasi di luar China.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya