Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari/Net

Hukum

Kasus Brigadir J, Komisi III: Timsus Polri dan JPU Harus Saling Dukung

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 08:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tim khusus penyidik kasus perkara kematian Brigadir Josua telah dilimpahkan kepada Kejaksaan dengan dikirimkannya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap empat orang tersangka.

Jaksa Agung ST Burhanuddin juga telah menunjuk 30 JPU terbaiknya untuk menyelidiki kasus ini.

Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari menuturkan, tim penyidik JPU harus mampu terlibat aktif secara profesional dan akuntabel dalam menyelidiki kasus yang menjadi sorotan masyarakat.


“Tim khusus Polri juga diharapkan dapat berkonsultasi dan meminta masukan dari tim penuntut umum untuk memastikan berkas perkara telah memuat hal-hal yang dibutuhkan untuk keperluan penuntutan di persidangan,” ucap Taufik Basari lewat keterangan tertulisnya, Selasa (16/8).

Legislator dari Fraksi Nasdem ini menambahkan, keterlibatan Kejaksaan untuk memberikan masukan dan mengawasi penyidikan dapat dilakukan sesuai dengan kewenangan yang diberikan KUHAP dan UU Kejaksaan.

"Kewenangan Kejaksaan untuk memberikan masukan terhadap arah penyidikan yang tengah berjalan didasari asas dominus litis, yakni asas pengendali penanganan perkara oleh Kejaksaan sebagai pihak yang akan menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke pengadilan atau tidak,” katanya.

Pihaknya meminta agar kedua tim penyidik dari institusi penegak hukum ini dapat dilakukan dengan baik, dan saling mendukung dalam menguak perkara pembunuhan berencana yang melibatkan jenderal bintang dua Polri ini.

"Kombinasi penyidik Polri dan Kejaksaan harus dilakukan secara intensif dan saling mendukung untuk memenuhi harapan masyarakat agar perkara ini dapat dituntaskan sebaik-baiknya. Sehingga, kepercayaan masyarakat dapat kembali pulih," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya